Tragedi Abba Menjadi Bapa

Apa artinya “abba”? Saya kira ini pertanyaan mudah. Di sekolah minggu kita diajarkan bahwa “abba” adalah sapaan seorang anak kepada ayahnya pada masa Perjanjian Baru; seperti “abah”, “papa”, “daddy” yang kita gunakan sekarang. Para pengkhotbah dan penulis renungan biasanya tak lupa menekankan betapa akrabnya panggilan “abba” ini. Tetapi seringkali mereka lebih suka menjaga jarak daripada… Read More Tragedi Abba Menjadi Bapa

Menjadi Agnostik

Bus Kopaja yang saya tumpangi terhenti oleh lampu merah di perempatan Tomang. Dari jendela di sisi kiri saya, saya bisa mendengar dengan jelas seorang anak jalanan yang berumur sekitar 10 tahun tengah mencecar adiknya dengan sejumlah pertanyaan perkalian, “6 kali 2 berapa?”, tanyanya dengan nada antara membanggakan diri dengan pengetahuannya dan menghardik.

Doktrin Buat Apa?

Tidak ada doktrin yang kekal. Setiap doktrin memiliki permulaan. Ada satu masa ketika doktrin itu belum dilahirkan dan orang tak ambil pusing soal itu. Sejumlah ajaran yang dominan pada satu masa kemudian akan terbukti salah dan lantas tersingkir, sedangkan sejumlah ajaran lainnya disadari memerlukan pembaruan dan lantas direvisi agar tetap relevan sebagai sebuah doktrin.

Gereja dan Urusan LGBTQ

Membela Tuhan bisa terasa menyenangkan. Apalagi kalau itu dilakukan cukup dengan beradu status di media sosial tanpa perlu melakukan studi mendalam dan berpikir serius. Terkadang kita mendapat bantuan pula dari beragam meme dan postingan yang tersedia untuk kita teruskan kepada orang banyak. Seperti halnya yang acapkali terjadi dalam perdebatan soal LGBTQ. Bagaimana orang-orang Kristen seharusnya bersikap soal hal ini?