Dirgahayu: Bukan HUT, Juga Bukan Anniversary


“Dirgahayu” adalah kata musiman dalam bahasa Indonesia, banyak digunakan hanya seputar perayaan Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus setiap tahun. Namun, kata ini seringkali salah digunakan. Apa sebenarnya arti “dirgahayu”?

“Dirgahayu” tak lain adalah sebua ungkapan harapan panjang umur dan biasanya digunakan untuk mengungkapkan sebuah harapan kepada kelanggengan sebuah lembaga, bukan untuk pribadi. Dengan demikian, tidak tepat meletakkan “dirgahayu” berdampingan dengan “HUT” sebab setiap yang kita doakan agar langgeng bukan hari ulang tahunnya, melainkan yang merayakannya, bukan? Setiap HUT hanya terjadi satu kali; tidak ada HUT yang berulang.

Kesalahan penggunaan yang kedua juga sering saya jumpai adalah menyandangkan “dirgahayu” dengan sebuah angka, misalnya “Dirgahayu RI ke-70” seolah-olah “dirgahayu” adalah perayaan ulang tahun belaka atau anniversary dalam bahasa Inggris. Setiap perayaan ulang tahun atau anniversary memang merujuk kepada satu momen tertentu, tetapi “dirgahayu” hanya satu untuk selamanya.

Jadi, untuk mengucapkan harapan kita atas kelanggengan Indonesia, kita bisa mengatakan, “Dirgahayu Indonesia!” atau “Dirgahayu RI!”, tetapi jika ingin menggunakan angka, ungkapan yang tepat adalah “Selamat HUT ke-70, Indonesia!” atau “Selamat HUT RI ke-70!”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s