Di: Dipisah atau Disambung?


Kapan “di” ditulis menyambung dengan kata sesudahnya dan kapan ditulis terpisah?

“Di” ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya jika berfungsi kata itu menunjukkan tempat, misalnya: “di sana” dan “di rumah”. Dalam hal ini, “di” adalah sebuah kata depan. Karena itu, sebagai sebuah kata, ia dapat berdiri sendiri.

Di sisi lain, “di-” ditulis menyambung dengan kata yang mengikutinya jika ia berfungsi sebagai imbuhan, misalnya: “diberi” dan “disarankan”. Karena ia adalah sebuah imbuhan – dan bukan sebuah kata – maka ia tak dapat berdiri sendiri sebagaimana halnya semua imbuhan lainnya, seperti: “per-“, “-kan”, dan “-i”.

Jadi, “di” dan “di-” adalah bentuk homofon. Keduanya memiliki bunyi yang sama, tetapi berbeda bentuk dan maknanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s