Biaya Menerima Paket Pos


Berapa sesungguhnya biaya yang perlu kita bayarkan untuk menerima paket pos di Indonesia? Saya tak pernah bisa menjawab pertanyaan ini secara gamblang. Sampai hari ini. Jika tarif yang saya bayarkan untuk menerima paket pos pagi hari ini bisa dijadikan acuan, saya harap ini bisa membantu Anda membuat perhitungan berapa biaya yang perlu Anda bayarkan dalam bentuk pajak dan biaya-biaya lainnya untuk menerima sebuah paket.

1. Selama pengirim paket tidak mencantumkan biaya apa pun pada kemasan, maka paket itu dianggap gratis dan Anda tidak akan dikenakan biaya apa pun. Anda bisa menerima paket itu di alamat Anda dengan gratis.

2. Jika pengirim paket mencantumkan suatu biaya, maka ada biaya yang perlu Anda bayarkan. Kategori termurah adalah jika total nilai isi paket tersebut ditambah dengan biaya-biaya lainnnya (shipping, handling, insurance) yang tertera pada paket senilai US$50 atau kurang, maka Anda akan dikenakan biaya pemrosesan oleh PT Pos Indonesia sebesar Rp3.000. Biaya ini harus dibayarkan pada saat paket diserahkan di alamat Anda.

3. Jika pengirim paket mencantumkan suatu biaya yang totalnya lebih dari US$50, maka kelebihan itu akan dikenakan PPN sebesar 10% dan PPh. Pasal 22 sebesar 7,5%. Jadi, jika total nilai yang tercantum pada kemasan paket Anda adalah US$120, maka Anda perlu membayar 17,5% dari US$70, berdasarkan kurs yang berlaku pada saat Ditjen. Bea dan Cukai menghitung tarif pajak Anda.

Untuk paket yang saya terima pagi ini, berikut adalah poin-poin perhitungan yang tertera pada formulir “Pencacahan dan Pembeaan Kiriman Pos (PPKP)” Ditjen. Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI:

Harga Barang (CIF) Biaya (Rp) Keterangan
Cost $120.00 – disalin dari kemasan paket
Freigh $47.95 – disalin dari kemasan paket
C&F $167.95
Kurang $50.00 – nilai maksimum bebas PPKP
C&F2 $117.95
Ins $.59 – entah dari mana
CIF $118.54 – dasar pengenaan biaya dan tarif
Dasar cd
Pembeaan Rp1,102,304 – Konversi: $ = Rp9,299.00

Dari Rp1.102.304 itu, ada 5 pos pembeaan yang bisa dikenakan: (1) bea masuk, (2) cukai, (3) Pajak Pertambahan Nilai (PPN), (4) Pajak Penjualan Barang Mewah (PPn BM), dan (5) Pajak Penghasilan (PPh.) Pasal 22. Paket berisi jurnal ilmiah yang saya terima pagi ini dikenakan PPN sebesar 10% dan PPh. Pasal 22 sebesar 7,5%. Artinya, saya harus membayar pajak senilai Rp194.000 atas 9 buah jurnal senilai US$120.

Selain itu, bea pemrosesan oleh PT Pos Indonesia sebagaimana pada no. 2 di atas tetap dikenakan, senilai Rp3.000. Dan, ini yang paling parah, paket-paket dalam kemasan besar biasanya dibongkar dan diobak-abrik isinya. Untuk pembongkaran ini, Anda akan dikenakan biaya Rp4.000 yang dinamai sebagai “bea bungkus ulang”. Jadi, total biaya yang perlu Anda bayarkan ke PT Pos Indonesia adalah Rp7.000 di luar 5 pos pembeaan yang Anda bayarkan kepada Ditjen. Bea dan Cukai.

Jadi, sebagai perhitungan kasar, Anda perlu menyiapkan 17,5% dari nilai paket Anda dan Rp7.000 agar paket itu tiba di tangan Anda. Siapkan juga hati Anda untuk melihat bungkusan yang sudah dibuka, disegel ulang dan terkadang sudah berubah dari bentuknya yang semula.

Catatan tambahan:
Jika paket Anda jatuh pada kategori no. 3, maka paket Anda tidak akan diantar ke alamat. Yang akan diantar hanyalah sebuah surat panggilan berisi berapa rupiah total pajak dan bea yang harus Anda bayarkan. Anda perlu memperhatikan juga amplopnya karena hanya di amplopnya tertera di kantor pos mana Anda bisa mengambil paket itu.

Perhatikanlah bahwa Anda hanya bisa mengambil paket maksimum hingga 14 hari sejak surat itu diterbitkan. Setelah itu, paket Anda akan dikirimkan kembali ke pengirimnya. Lantas, apakah ini berarti Anda harus mengambil paket itu sesegera mungkin? Tidak juga. Saya pernah mencoba mengambil paket itu pada hari-H surat diterima dan 1 hari setelah surat diterima; ternyata, paketnya belum siap diambil karena masih dalam pemrosesan dan belum diterima oleh petugas loket PT Pos Indonesia. Jadi, idealnya, ambillah paket Anda pada hari ke-3 sejak tanggal surat panggilan diterbitkan.

9 thoughts on “Biaya Menerima Paket Pos

  1. Sekarang berapa ya biaya bea masuk dan bungkus ulang paket dari LN? Terakhir (akhir tahun lalu) saya masih kena 7700. Tetapi sekarang dengar2 jd 20 ribu. hampir 3 kali lipat! ada yg tahu? mohon infonya?

    Oh iya utk kategori 1 apa memang benar begitu? Karena sy beberapa kali dapet paket kategori “GIFT” tanpa harga, tetapi pihak bea cukai tetap mengira2 harganya sendiri dan menetapkan bea sesuai harga yg mereka perkirakan :(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s